Berdasarkan gambar rangkaian , diketahui prinsip kerjanya sebagai berikut
Pertama pada B1 terhubung dengan gound sehingga inputan pin S adalah logika 0 sedangkan B0 merupakan Clock sehingga inputan R berubah-ubah seiring waktu. Input J dan K terhubung dengan VCC sehingga masing masing pinnya berlogika 1. Pin CLK terhubung dengan B2 yang terhubung dengan VCC sehingga berlogika 1. Pin S dan R memiliki sifat aktif low yaitu hanya akan aktif jika inputannya berlogika 0 sedangkan saat diberikan logika 1 maka tidak akan aktif. Dalam kasus ini karena pin S dihubungkan dengan logika 0 maka pin S aktif (SET) sedangkan pin R yang berubah-ubah akan menyebabkan 2 kemungkinan, yaitu:
1. Jika S aktif dan R tidak aktif
Pada Kondisi ini disebut Set dikarenakan S aktif sehingga inputan lain seperti J,K, dan CLK tidak dihiraukan. Jadi, sesuai tabel kebenaran RS Flip Flop jika S=1 (aktif), R=0 maka Q=1 dan Q' yaitu kebalikannya sama dengan 0.
2. Jika S aktif dan R aktif
Pada kondisi ini maka inputan yang berpengaruh adalah input JK dan CLK. Input JK berlogika 1 dalam artian kondisi ini disebut Toogle yang mana output Q dan Q' akan berubah ubah. Namun output hanya akan berubah ubah jika pin clock dihubungkan dengan input sinyal clock sedangkan dalam kondisi percobaan B2 hanya berlogika 1 sehingga keadaan output tidak sesuai dan menghasilkan output Q=1 dan Q'=1 (terlarang). Hal ini mungkin juga terjadi karena konsep gerbang logika yang digunakan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar